Nusantara
Pada dasarnya adalah bumi agraris. Subur hijau asri. "Tongkat bambu dan kayu jadi tanaman"
Tragedi terbesar adalah ketika kita sebagai bangsa agraris namun kehilangan semangat dan ciri khas agraris. Mengimpor hasil agraris dari negara lain, bahkan pernah membayar dengan barter pesawat sukoi.
Pemerintah bisa mempelopori untuk mewujudkan ketahanan pangan dan stabilitas masyarakat. Melalui sistem kebijakan yg terintegrasi. Misalnya
Proyek terintegrasi yg efektif dan efisien:
1. "Perkebunan/Pertanian Pemerintah"
Menanam sayur dan buah yg paling dibutuhkan oleh masyarakat. Wortel, brokoli, sawi, tomat, singkong, pisang, semangka, ubi dsb...
Menggunakan metode organic farming, tanpa pestisida dan pupuk kimia. Memiliki nilai (value) yg tinggi serta berguna untuk meningkatkan ststus gizi dan kesehatan.
2. "Proyek Nir-limbah"
Membuat pemisahan jelas sampah organik dan non organik. Pengolahan sampah organik menjadi pupuk organik dan sampah non-organik sebagai bahan bakar pembangkit listrik (sudah ada di cina).
3. "Transmigrasi"
Pusing dengan arus urbanisasi? Program transmigrasi bisa menyelesaikan banyak masalah tanpa masalah. Karena para transmigran sudah ada proyek "perkebunan pemerintah" yg harus dikerjakan yg tersebar di berbagai lokasi strategis. Demikian dapat mewujudkan ketahanan pangan di masing-masing daerah.
4. "Pasar Pemerintah"
Harga BBM dunia naik? mau naikkan harga BBM dalam negeri tanpa kenaikan harga bahan kebutuhan pokok? Adakan Pasar Pemerintah harga terkendali karena supply barang dari "perkebunan pemerintah" yg tersebar.
5. "Kesejaterahan Masyarakat"
Semua tenaga kerja proyek pemerintah digaji oleh anggaran khusus proyek pemerintah. Jadi resiko gagal panen dan hidup sengsara kecil sekali kemungkinannya. Pemerintah menyedikan rumah tinggal, "sekolah proyek pemerintah" gratis, jaminan kesehatan dan gaji tetap (tentunya menyesuaikan dengan jenjang kerja).
6. "Penanggulangan Kebakaran Hutan = Lahan gratis"
Hampir setiap tahun Indonesia ditegur oleh pemerintah Singapura dan atau Malaysia karena ekspor asap hasil kebakaran hutan. Yg dilakukan sengaja atau pun tidak. Pemerintah mesti mengumumkan bahwa lahan yg terbakar dan membawa dampak buruk bagi masyarakat akan di sita menjadi milik negara dan di gunakan sebesar-besarnya untuk kesejaterahan masyarakat. Lahan ini bisa digunakan untuk proyek "perkebunan / pertanian pemerintah".
7. "Sekolah Proyek Pemerintah"
Memiliki kurikulum tersendiri yg mengajarkan pada pelajaran dan ilmu yg terpakai. Budi pekerti dan cinta tanah air. Membentuk SDM untuk memajukan bidang pertanian dan agraris.
8. "Go Green Project"
Dengan mengupayakan re-agraria bisa membawa Indonesia menjadi pioner sistem Go-Green Goverment.
9. "Penyelesaian Masalah Sosial"
Dengan adanya proyek ini. Relokasi untuk penduduk yg hidup tidak layak di pinggir jalan, pinggir rel kereta, bawah jembatan, dan tepi sungai. Penataan kota bisa lebih baik.
No comments:
Post a Comment