Curi ayam divonis 6 bulan penjara? Maling sandal 3 bulan penjara? Korupsi 1 tahun penjara? Pembunuhan 3 tahun penjara?
Kenapa harus penjara? Ngapain saja di penjara? Habiskan anggaran negara?
Di Cina para nara pidana diberdayakan untuk bekerja, berkarya dan menghasilkan. Negara tidak mau keluarkan biaya cuma-cuma.
Sepertinya hal ini bisa kita adopsi dalam system hukuman di negara kita.
Menghukum dengan keadilan dan cinta kasih:
Untuk pelanggaran ringan bisa dengan mengirimkan terdakwa menjalani hukuman sebagai sukarelawan di panti jompo atau panti asuhan dalam tenggang waktu tertentu. Hal ini secara psikologis sangat membantu terdakwa untuk bisa berubah menjadi baik, yaitu lewat tindakan "memberi manfaat" bagi orang lain. Kekuatan kasih diharapkan bisa mengubah perangai buruk terdakwa.
Untuk pelanggaran lebih berat mesti menjadi sukarelawan rumah sakit atau yayasan kematian dalam tenggang waktu tertentu. Hal ini memiliki efek supaya terdakwa ingat bahwa suatu saat ketika dia sakit dan mati, jika semasa hidup kelakuannya buruk siapa yg akan menangisi kepergiannya? Orang-orang akan bersorak ketika dia mati.
Untuk penjahat yg benar-benar buruk sekali, yg mencelakakan banyak orang. Hukumlah dengan memberikan pekerjaan yg "menguntungkan banyak orang" misalnya kerja membangun jalan. Pemerintah harus secara ketat mengawasi pembangunan jalan supaya bisa tahan puluhan tahun (karena sebenarnya memang bisa, selama ini jalan dibuat untuk keperluan "bisa ada proyek" perbaikan setiap tahun. Supaya ada anggaran).
Pemiskinan bagi koruptor juga adalah solusi yg baik, tapi juga harus diberi jalan untuk hidup dan memperbaiki diri. Dikirim untuk proyek "perkebunan pemerintah" sebagai unit satuan kerja paling bawah mungkin salah satu solusi yg tepat.
No comments:
Post a Comment